Seekor anjing bernama Romy benar-benar membuat pemiliknya terkejut
ketika melahirkan 15 ekor bayi dalam waktu sekitar 8 jam. Demikian
dilansir Daily Mail, Selasa (6/12/2011).
Sang pemilik bernama Natasha White (28) dan Alicia Copping (28)
terpaksa bekerja keras selama 24 jam untuk membantu memberikan makanan
ke 10 bayi betina dan lima bayi jantan. White, yang dikenal sebagai ahli
pembiak hewan, mengatakan seringkali ada bayi anjing itu yang nakal dan
bangun di sela-sela jeda dan minta diberi susu.
"Kami sempat memeriksa saat Romy hamil empat minggu dan kami mengiara
hanya delapan atau sembilan. Jadi, Anda bisa bayangkan bagaimana
terkejutnya kami saat tahu ia melahirkan jumlah bayi yang sangat
banyak," katanya.
Rata-rata untuk anjing jenis Irish Setter, bayinya biasanya mencapai
sembilan ekor. Sementara,bapak dari bayi anjing yang lucu dan imut itu
bernama Ruben juga dimiliki oleh teman serumah mereka dari Allesley,
Coventry, Inggris.
Selama ini rekor anjing yang melahirkan bayi adalah 24 ekor pada
tahun 2004 di Cambridgeshire dan berhasil mengalahkan rekor sebelumnya
yang melahirkan 13 ekor bayi anjing. Karena tak memiliki banyak susu,
maka Romy dibantu oleh Copping dan White dengan memberikan susu botol.
"Kami harus menjaga 24 bayi itu. Natasha melakukannya di pagi hari
dan saya melakukannya malam hari karena saya terbiasa tugas malam,"
jelas White, yang berprofesi sebagai polwan di Coventry Central Station.
kucing

kucing lucu
Sabtu, 24 Desember 2011
Kasihan, Anjing & Kucing Dibunuh Demi Jadi Tuan Rumah Euro 2012
Ukraina terpilih menjadi tuan rumah event sepak bola
terbesar untuk negara-negara di kawasan Eropa, Euro 2012. Selain terus
berbenah untuk menyambut kegiatan besar tersebut, Ukraina ternyata juga
tega membunuh anjing-anjing dan kucing-kucing liar yang terlihat merusak
pemandangan. Duh, kasihan!
Dari beberapa foto yang ditampilkan di thesun.co.uk, Kamis (1/12/2011) tampak puluhan anjing berada dalam satu tempat penampungan dengan ukuran kurang lebih 1x1 meter. Di tempat itu, anjing-anjing tampak sudah tidak bergerak lagi.
Dalam caption foto itu tertulis, Horror ... jumble of dead dogs.
Dijelaskan, foto mengenaskan tersebut diambil di sebuah penampungan hewan di Ukraina. Pihak berwenang di negara tersebut, memang memerintahkan agar anjing dan kucing liar harus dibersihkan dari jalan-jalan. Tujuannya tidak lain agar pemandangan di jalanan terlihat lebih indah mengingat akan banyak tamu dari negara asing termasuk para pemain sepak bola juga para suporternya yang akan berkunjung ke Ukraina.
Parahnya lagi, ternyata mereka tidak hanya dikurung. Dari hasil penelitian, ribuan hewan lucu itu kabarnya ada yang sengaja ditembak dan diracun. Yang lebih menyedihkan, bulu-bulu hewan ini malah dijadikan mantel dan topi bulu. Bahkan di Kiev, menurut seorang ahli, lebih dari 20 ribu hewan-hewan itu tewas sepanjang tahun ini.
Di kota Donetsk, sesorang yang berhasil menangkap anjing malah mendapatkan upah sebesar 35 pounds. Penelitian yang dilakukan seorang warga Jerman ini sangat mengejutkan para pecinta hewan dan dunia persepakbolaan.
Namun temuan ini sempat dibantah pemerintah Kiev. Mereka mengatakan telah menghentikan aksi ini sejak awal bulan lalu.
Tapi, peneliti PETA Jerman ini memastikan perlakuan tidak etis pada hewan-hewan itu masih terjadi.
"Ini sungguh kejam, melakukan hal tersebut hanya untuk sepak bola. Ini keterlaluan. Katanya di penampungan itu adalah anjing yang sudah tua dan sakit, nyatanya kami menemukan ada anak anjing di sana," kata peneliti tersebut.
Seorang juru bicara PETA lainnya yang berasal dari Inggris menyindir, "Pembunuhan terhadap anjing-anjing yang dilakukan Ukraina ini adalah bisnis yang menguntungkan."
Dari beberapa foto yang ditampilkan di thesun.co.uk, Kamis (1/12/2011) tampak puluhan anjing berada dalam satu tempat penampungan dengan ukuran kurang lebih 1x1 meter. Di tempat itu, anjing-anjing tampak sudah tidak bergerak lagi.
Dalam caption foto itu tertulis, Horror ... jumble of dead dogs.
Dijelaskan, foto mengenaskan tersebut diambil di sebuah penampungan hewan di Ukraina. Pihak berwenang di negara tersebut, memang memerintahkan agar anjing dan kucing liar harus dibersihkan dari jalan-jalan. Tujuannya tidak lain agar pemandangan di jalanan terlihat lebih indah mengingat akan banyak tamu dari negara asing termasuk para pemain sepak bola juga para suporternya yang akan berkunjung ke Ukraina.
Parahnya lagi, ternyata mereka tidak hanya dikurung. Dari hasil penelitian, ribuan hewan lucu itu kabarnya ada yang sengaja ditembak dan diracun. Yang lebih menyedihkan, bulu-bulu hewan ini malah dijadikan mantel dan topi bulu. Bahkan di Kiev, menurut seorang ahli, lebih dari 20 ribu hewan-hewan itu tewas sepanjang tahun ini.
Di kota Donetsk, sesorang yang berhasil menangkap anjing malah mendapatkan upah sebesar 35 pounds. Penelitian yang dilakukan seorang warga Jerman ini sangat mengejutkan para pecinta hewan dan dunia persepakbolaan.
Namun temuan ini sempat dibantah pemerintah Kiev. Mereka mengatakan telah menghentikan aksi ini sejak awal bulan lalu.
Tapi, peneliti PETA Jerman ini memastikan perlakuan tidak etis pada hewan-hewan itu masih terjadi.
"Ini sungguh kejam, melakukan hal tersebut hanya untuk sepak bola. Ini keterlaluan. Katanya di penampungan itu adalah anjing yang sudah tua dan sakit, nyatanya kami menemukan ada anak anjing di sana," kata peneliti tersebut.
Seorang juru bicara PETA lainnya yang berasal dari Inggris menyindir, "Pembunuhan terhadap anjing-anjing yang dilakukan Ukraina ini adalah bisnis yang menguntungkan."
pulau kelinci di jepang
OKUNOSHIMA, sebuah pulau kecil dekat Hokkaido dan
Shikoku, Jepang, dulunya merupakan pangkalan militer rahasia dan juga
tempat industri gas beracun. Namun setelah perang usai, semuanya
berubah.
Seperti dikutip dari CNNGo, Selasa (13/12/2011), pada tahun 1971 sekelompok anak-anak sekolah melepaskan delapan ekor kelinci di pulau ini.
Kelinci-kelinci tersebut kemudian secara alami berkembang biak. Kini, pulau seluas 700 meter persegi ini telah dihuni lebih dari 3.300 ekor kelinci, dan membuat Pulau Okunoshima ini dijuluki Usagi Shima atau Pulau Kelinci.
Pulau ini sejak dulu sebelum dihuni kelinci menjadi daya tarik wisatawan, karena Museum Industri Perangnya, namun kini pulau ini dipenuhi banyak cafe-cafe bertema hewan-hewan lucu dan menjadi destinasi favorit para pencinta hewan.
Sebuah perusahaan pariwisata Jepang, Rakuten, bahkan membuat sebuah tur "Mari bermain bersama kelinci" di pulau ini yang dapat dinikmati wisatawan lokal maupun mancanegara.
Meskipun liar, kelinci-kelinci ini sudah terbiasa oleh manusia dan akan menghampiri pengunjung yang memberikannya makanan, terutama di musim dingin.
Pengunjung diperbolehkan bermain dan memberi makan kelinci ini, namun pengunjung yang masih berusia anak-anak masih harus mendapat pengawasan. Anjing dan kucing tidak diperbolehkan masuk ke Pulau ini.
Seperti dikutip dari CNNGo, Selasa (13/12/2011), pada tahun 1971 sekelompok anak-anak sekolah melepaskan delapan ekor kelinci di pulau ini.
Kelinci-kelinci tersebut kemudian secara alami berkembang biak. Kini, pulau seluas 700 meter persegi ini telah dihuni lebih dari 3.300 ekor kelinci, dan membuat Pulau Okunoshima ini dijuluki Usagi Shima atau Pulau Kelinci.
Pulau ini sejak dulu sebelum dihuni kelinci menjadi daya tarik wisatawan, karena Museum Industri Perangnya, namun kini pulau ini dipenuhi banyak cafe-cafe bertema hewan-hewan lucu dan menjadi destinasi favorit para pencinta hewan.
Sebuah perusahaan pariwisata Jepang, Rakuten, bahkan membuat sebuah tur "Mari bermain bersama kelinci" di pulau ini yang dapat dinikmati wisatawan lokal maupun mancanegara.
Meskipun liar, kelinci-kelinci ini sudah terbiasa oleh manusia dan akan menghampiri pengunjung yang memberikannya makanan, terutama di musim dingin.
Pengunjung diperbolehkan bermain dan memberi makan kelinci ini, namun pengunjung yang masih berusia anak-anak masih harus mendapat pengawasan. Anjing dan kucing tidak diperbolehkan masuk ke Pulau ini.
Jumat, 23 Desember 2011
fakta-fakta kita memelihara si meong
Siapa ! yang memelihara kucing? Ternyata, binatang yang lucu dan manja ini telah berbaur dengan kehidupan manusia sejak kira-kira 3.500 tahun lalu, sejak bangsa mesir menggunakan mereka untuk mengusir tikus atau hewan pengerat lainnya yang kerap merusak panen mereka. Nah, walau sering melihat kucing, masih banyak hal yang belum kita ketahui tentang hewan ini. mari, kita mengenal mereka lebih dekat!
Karnivora Sempurna
Kucing memiliki gigi yang bekerja efektif seperti gunting dan saluran pencernaan yang khusus. Hal tersebut menjadikannya sebagai karnivora sempurna. Tidak seperti beruang atau anjing yang terkadang melahap buah-buahan, akar-akaran, atau madu, kucing hanya mau memakan daging.
Tahukah ! kalau kucing adalah hewan predator terhebat di dunia? Bahkan harimau dan singa pun kalah. Kucing dapat memangsa beberapa ribu spesies hewan dibandingkan jenis kucing besar lainnya yang hanya dapat memangsa kurang dari seratus. Namun karena ukurannya yang kecil, hewan predator ini menjadi tidak berbahaya sama sekali.
Hewan Penyendiri
Banyak yang ingin memelihara kucing karena mereka lucu dan menggemaskan. Walau begitu tidak sedikit yang menganggap kucing tidak mampu memiliki ikatan kuat dengan pemiliknya seperti halnya anjing. Sebenarnya kucing dapat sangat dekat dengan pemilik mereka, terutama jika mereka dipelihara sejak masih kecil dan sering mendapat perhatian.
Kucing sering terlihat tidak melakukan apapun, hanya tidur sepanjang hari. Sebenarnya tidur adalah cara mereka menyimpan energi. Kucing dapat tidur selama 12 hingga 16 jam sehari. Mereka adalah hewan penyendiri. Setiap kucing memiliki daerahnya sendiri-sendiri. Mereka menandai daerahnya dengan cara mengencingi untuk meninggalkan baunya. Bila ada kucing yang masuk ke wilayah kucing lain, biasanya akan terjadi perkelahian. Namun selalu ada daerah netral bagi mereka, di mana mereka dapat saling berpapasan tanpa harus bertarung.
Terlahir Buta
Kucing terlahir buta dan tuli. Mata mereka baru akan terbuka saat berusia 8 hingga 10 hari. Berat kucing mencapai 2,5 hingga 7 kg. Bagi kucing peliharaan, ada yang mencapai 23 kg. Tapi itu tidak sehat dan harus dihindari.
Kucing dapat melihat cahaya yang sangat terang. Namun apabila cahaya yang ada terlalu sedikit, kucing akan menggunakan kumisnya untuk membantu menentukan arah. Kucing dapat mendeteksi perubahan angin sekecil apapun, membuat mereka dapat mengetahui letak benda-benda di sekitarnya tanpa harus melihat.
Apakah sahabat Bravo! sering melihat kucing sedang menjilati bulunya sendiri? Nah, itu adalah cara mereka membersihkan dan merawat diri. Air liur mereka adalah pembersih yang hebat, walau dapat menimbulkan alergi pada manusia.
Mitos Penjelmaan Dewa
Pada tahun 1800 ditemukan sebuah kuburan yang berisikan 300.000 mumi kucing. Bagi bangsa Mesir kuno, kucing adalah hewan suci. Mereka menganggap kucing sebagai penjelmaan Dewi Bast. Apabila ada yang berani membunuh kucing, maka ia akan diberi hukuman mati. Pada tahun tersebut, kucing yang mati juga akan dimumikan seperti halnya manusia.
Pada abad pertengahan di Eropa, kucing justru dibenci dan sering dikaitkan dengan penyihir. Mereka yakin kucinglah penyebab wabah Black Death (wabah penyakit pes) menyerbu Eropa. Kucing diburu dan dibunuh. Hal tersebut menyebabkan jumlah tikus yang sesungguhnya adalah penyebab penyakit pes semakin bertambah.
(kapanlagi.com-Fr4nz)
Karnivora Sempurna
Kucing memiliki gigi yang bekerja efektif seperti gunting dan saluran pencernaan yang khusus. Hal tersebut menjadikannya sebagai karnivora sempurna. Tidak seperti beruang atau anjing yang terkadang melahap buah-buahan, akar-akaran, atau madu, kucing hanya mau memakan daging.
Tahukah ! kalau kucing adalah hewan predator terhebat di dunia? Bahkan harimau dan singa pun kalah. Kucing dapat memangsa beberapa ribu spesies hewan dibandingkan jenis kucing besar lainnya yang hanya dapat memangsa kurang dari seratus. Namun karena ukurannya yang kecil, hewan predator ini menjadi tidak berbahaya sama sekali.
Hewan Penyendiri
Banyak yang ingin memelihara kucing karena mereka lucu dan menggemaskan. Walau begitu tidak sedikit yang menganggap kucing tidak mampu memiliki ikatan kuat dengan pemiliknya seperti halnya anjing. Sebenarnya kucing dapat sangat dekat dengan pemilik mereka, terutama jika mereka dipelihara sejak masih kecil dan sering mendapat perhatian.
Kucing sering terlihat tidak melakukan apapun, hanya tidur sepanjang hari. Sebenarnya tidur adalah cara mereka menyimpan energi. Kucing dapat tidur selama 12 hingga 16 jam sehari. Mereka adalah hewan penyendiri. Setiap kucing memiliki daerahnya sendiri-sendiri. Mereka menandai daerahnya dengan cara mengencingi untuk meninggalkan baunya. Bila ada kucing yang masuk ke wilayah kucing lain, biasanya akan terjadi perkelahian. Namun selalu ada daerah netral bagi mereka, di mana mereka dapat saling berpapasan tanpa harus bertarung.
Terlahir Buta
Kucing terlahir buta dan tuli. Mata mereka baru akan terbuka saat berusia 8 hingga 10 hari. Berat kucing mencapai 2,5 hingga 7 kg. Bagi kucing peliharaan, ada yang mencapai 23 kg. Tapi itu tidak sehat dan harus dihindari.
Kucing dapat melihat cahaya yang sangat terang. Namun apabila cahaya yang ada terlalu sedikit, kucing akan menggunakan kumisnya untuk membantu menentukan arah. Kucing dapat mendeteksi perubahan angin sekecil apapun, membuat mereka dapat mengetahui letak benda-benda di sekitarnya tanpa harus melihat.
Apakah sahabat Bravo! sering melihat kucing sedang menjilati bulunya sendiri? Nah, itu adalah cara mereka membersihkan dan merawat diri. Air liur mereka adalah pembersih yang hebat, walau dapat menimbulkan alergi pada manusia.
Mitos Penjelmaan Dewa
Pada tahun 1800 ditemukan sebuah kuburan yang berisikan 300.000 mumi kucing. Bagi bangsa Mesir kuno, kucing adalah hewan suci. Mereka menganggap kucing sebagai penjelmaan Dewi Bast. Apabila ada yang berani membunuh kucing, maka ia akan diberi hukuman mati. Pada tahun tersebut, kucing yang mati juga akan dimumikan seperti halnya manusia.
Pada abad pertengahan di Eropa, kucing justru dibenci dan sering dikaitkan dengan penyihir. Mereka yakin kucinglah penyebab wabah Black Death (wabah penyakit pes) menyerbu Eropa. Kucing diburu dan dibunuh. Hal tersebut menyebabkan jumlah tikus yang sesungguhnya adalah penyebab penyakit pes semakin bertambah.
(kapanlagi.com-Fr4nz)
Anak Anjing Laut Ini Berkelana Jauh dari Pantai, Menyelinap ke Rumah dan Meringkuk di Sofa
Bayi anjing laut yang menyelinap di rumah seorang warga lantas meringkuk nyaman di atas sofa
SELANDIA BARU - Seekor anak anjing laut berkeliaran sendiri jauh dari habitatnya di pantai lalu menyelinpap lewat pintu kucing sebuah rumah di Bay of Plenty, Selandia Baru. Ia pun meringkuk nyaman di sofa seperti di rumahnya sendiri.Si pemilik rumah yang takjub, Annette Swoffer awalnya mengira ia berhalusinasi ketika melihat bayi anjing laut itu tengah bermain bersama kucingnya di dapurnya, pada Sabtu Malam, seperti dilaporkan oleh NZ Herald (13/12).
Bayi anjing laut itu menempuh perjalanan dari kawasan pinggir laut Welcome Bay, lewat area perumahan sub urban, menyeberangi jalan Welcome Bay Rd yang terkenal sibuk, berjalan sepanjang rute menuju rumah Swoffer, melintasi pintu gerbang, menyelinap ke pintu kucing, naik tangga sebelum akhirnya ditemukan di dapur pada pukul 9.30 malam.
"Saya sedang di kantor (bagian atas rumah) dan saya mendengar suara berisik hewan di bawah. Saya pikir kucing-kucing telah membawa kelinci atau sesuatu ke dalam rumah, jadi saya turun ke bawah dan melihat adalah anak anjing laut di dapur saya," tuturnya.
"Saya pikir 'Saya pasti berhalusinasi, ini pasti salah'.". Swoffer yang masih setengah tak percaya lantas menelpon temannya yang tinggal di kompleks yang sama untuk datang dan memastikan apa yang ia lihat. "Saya melihat dan saya pastikan itu adalah sirip bukan tapak kaki."
Dengan tenang si bayi anjing laut itu mudah saja lewat di depat anjing dan kucing Swoffer sebelum melingkar di atas sofa mencoba meringkuk tidur ketika malam.

Swoffler pun menghubungi SPCA. "Mereka tertawa geli, saya berkata, 'Saya tak mabuk, tidak berbohong ada anjing laut di rumah saya."
SPCA lalu mengontak Departemen Konservasi (DOC), yang tengah mencari seekor anak anjing laut dilaporkan melompat-lompat di sepanjang Jalan Raya Welcome Bay.
Swoffer menuturkan bayi anjing laut itu 'benar-benar bersahabat' dan tidak agresif sedikit pun--sesuatu yang tak biasa bagi para anjing laut.
"Saya berdiri melihatnya dan berpikir ini sungguh aneh," kata Swoffer.
Datanglah manajer program biodiversity, Chris Clark dari DOC ke kediaman Swoffer. Ia mengambil dan memindahkan bayi anjing laut itu dan melepaskan kembali ke air. Ini bukan kali pertama ia melakukan itu.
Clark baru saja menghabiskan sesiangan menangkap hewan yang ia percayai bayi anjing laut yang sama setelah ditangkap lewat Jalan Devonport. Masalahnya si bayi anjing laut sempat berkeliaran di taman perumahan membuat takut warga manula.
Ia meyakini bayi anjing laut itu telah mandiri dari induknya. Clark mengatakan meski anjing laut dapat terlihat jinak dan lucu, mereka adalah hewan liar dan perlu diperlakukan seperti layaknya hewan liar.
Seekor kucing unik menjadi berkah untuk pusat penyelamatan hewan di Wisconsin, Amerika Serikat.
Daniel seekor kucing yang memiliki kelainan polidaktil alias memiliki kuku lebih banyak.
Seekor kucing unik memberikan berkah untuk sebuah pusat penyelamatan hewan di Wisconsin, Amerika Serikat.
Daniel, kucing berwarna oranye dan putih itu, memiliki dua kuku tambahan di setiap kaki sehingga membuat seluruh kukunya berjumlah 26 buah.Tempat yang menyelamatkan hewan-hewan tak bertuan yang akan dibunuh ini kesulitan mendapatkan dana untuk membayar sewa gedung yang dinaikkan dua kali lipat pada 1 Januari mendatang.
Apalagi gedung yang ditempati berada di kawasan bisnis Milwaukee yang harga sewanya cukup mahal.
Satu kuku satu dolar
Di saat pengurus tempat penyelamatan hewan ini pusing tujuh keliling mendapatkan dana, tak disangka keunikan Daniel menimbulkan ide cara penggalangan dana."Dia nampaknya mau mengatakan 'Saya harus diselamatkan, saya ingin menjadi temanmu, tolong perhatikan kami."
Amy Rowell
Saat Amy menunduk di dekat kandang kucing, Daniel merengganggkan telapak kakinya dan menggaruk kepalanya.
"Dia nampaknya mau mengatakan 'Saya harus diselamatkan, saya ingin menjadi temanmu, tolong perhatikan kami,'" kata Amy kepada Associated Press.
"Dan saat pesan itu jelas maka kami tak ingin mengabaikannya," ujar Amy.
Akhirnya MARC melakukan kampanye penggalangan dana 'Satu Kuku Satu Dolar' sehingga setiap penyumbang mendonasikan uangnya sebesar US$26 sesuai jumlah kuku Daniel.
Donasi yang telah terkumpul sejauh ini sebesar US$86.000 atau sekitar Rp777 juta dan sebanyak US$50.000 atau Rp452 juta berasal dari donasi berjumlah kecil.
Beberapa kucing polidaktil terkenal diketahui hidup di bekas kediaman pengarang terkenal Ernest Hemingway, yang menerima kucing berkuku enam dari sebuah kapten kapal.
Sekitar 50 ekor kucing, separuhnya polidaktil, hidup di rumah yang kini menjadi museum Ernest Hemingway di Key West, Florida.
Langganan:
Postingan (Atom)